Pertengahan bulan Oktober sampai awal November kemarin merupakan minggu tersibuk yang pernah saya alami. Padahal baru kerja kurang lebih sebulan, sudah lembur2 segala. Maklumlah, instansi tempat saya bekerja sedang ada hajatan besar tahunan yaitu rekrutmen. Ruangan kantor yang tadinya rapi jali mendadak berubah berantakan karena berkas-berkas lamaran terlihat menumpuk di tiap meja, bahkan banyak juga berkas yang berserakan di ruangan para kasubag. Demi menyelesaikan tahap satu proses rekrutmen yaitu seleksi administrasi, semua harus rela pulang lebih lama (bahkan ada juga yang sampai nginep di kantor) untuk meriksa semua berkas yang masuk. Berhubung staf SDM ga sebanding jumlahnya dengan berkas yang masuk, makanya semua staf mesti rela begadang2 dah di kantor supaya bisa selesai tepat waktu..
Memeriksa berkas itu ternyata pekerjaan yang butuh konsentrasi dan ketelitian tinggi. Setiap dokumen harus diperiksa kesesuaian dengan syarat, kelengkapan, keaslian..Pfuih..mata kadang2 ampe jereng liatnya..hahaha..
gimana ga jereng wong susah bedain legalisiran asli ma hasil scan ! diperlukan akomodasi mata penuh ternyata sodara-sodara! (berlebihan ga si? tapi itulah kenyataannya^^)
Ribet juga menentukan berkas ini memenuhi syarat atau ga. Banyak pelamar yang mengirimkan berkas ternyata tidak sesuai dengan jurusan yang dibutuhkan. akan tetapi banyak hal menarik yang ditemui selama memeriksa berkas. Entah itu isi surat lamaran yang tidak biasa, pose foto, hingga pesan khusus untuk panitia. Bahkan ada juga pesan khusus untuk orang tua pelamar yang sepertinya tidak sadar terselip dalam berkas dan ditemukan oleh panitia. Kejadian terakhir ini yang membuat panitia tertawa keras (bersambung..)
0 comments:
Post a Comment